| Jakarta. Indonesia dan Arab Saudi menyepakati 11 nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang. Kedua negara segera membentuk tim pelaksana percepatan realisasi kerja sama. |
| "Jadi kita akan bikin tim dan mereka juga akan membikin tim untuk mempercepat semua hal-hal baik hubungan dalam pendidikan, sosial, keagamaan dan juga investasi," ujar JK usai mengantarkan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (4/3). JK menerangkan, pada pertemuan dengan 16 pangeran Saudi, disepakati percepatan pelaksanaan MoU. Bahkan sudah ada beberapa kerja sama Indonesia-Arab Saudi yang sudah dilaksanakan sebelumnya seperti pendidikan dan keagamaan. "Kemarin yang kalau dilihat dari sisi ekonomi, kerja sama dengan Pertamina kan sudah tahun lalu digarapnya, itu membuat kilang di Cilacap," ujarnya. Selain itu, pihak Saudi menginginkan dibuatnya destinasi wisata Timur Tengah di Indonesia. Potensi wisman dari Saudi disebut cukup besar. "Jadi family. Kalau orang Timur Tengah kan berwisata dengan keluarga kecuali kalau ke Puncak, kalau ke Puncak nggak. Tetapi kalau di Bali atau di Mandalika nanti atau di Padang dia minta segera. Itu antara lain. Mereka bicara lagi tadi di sini," terang JK. Sebelas MoU ditandatangani sejumlah menteri kedua negara usai pertemuan bilateral Jokowi-Raja Salman di Istana Bogor, Rabu (1/3). MoU berisikan peningkatan hubungan kedua negara mencakup kerja sama hubungan luar negeri, kesehatan, kebudayaan, transportasi, perdagangan, keagamaan serta pendidikan. Berikut daftar kesepakatan yang terjalin antar kedua negara: 1. Deklarasi pemerintah perihal peningkatan pimpinan sidang komisi bersama ditandatangani Menlu Retno LP Marsudi dan Menlu Saudi. 2. Nota kesepahaman mengenai kontribusi pendanaan Saudi dengan pembiayaan proyek pembangunan antara Saudi Fund Development dan Pemerintah Republik Indonesia ditandatangani Menkeu Sri Mulyani dan Wakil Direktur Saudi Fund. 3. Nota kesepahaman kerja sama kebudayaan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan dan Informasi Kerajaan Arab Saudi ditandatangani Mendikbud Muhadjir Effendy dan pihak Saudi. 4. Program kerjasama antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dan Otoritas Usaha Kecil dan Menengah Kerajaan Arab Saudi mengenai pengembangan usaha kecil dan menengah ditandatangani Menkop Puspayoga dan pihak Saudi. 5. Nota kesepahamaan antara Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi di bidang kerja sama kesehatan ditandatangani Menkes Nila Moeloek dan pihak Saudi. 6. Nota kesepahaman otoritas aeronautika Republik Indonesia dan otoritas Arab Saudi ditandatangani Menhub Budi Karya dan pihak Saudi. 7. Program kerja sama antara Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian Pendidikan Arab Saudi dalam bidang kerja sama saintifik dan pendidikan tinggi ditandatangani Menristek Dikti Muhammad Nasir dan Menteri Pendidikan Arab Saudi. 8. Nota kesepahaman antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Urusan Islam Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Arab Saudi di bidang urusan Islam 9. Nota kesepahaman pemerintah Indonesia dan Arab Saudi di bidang kerja sama kelautan dan perikanan ditandatangani Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti dan pihak Arab Saudi. 10. Program kerja sama perdagangan antara Kementerian Perdagangan RI dengan Kementerian Perdagangan dan Investasi Kerajaan Saudi ditandatangani oleh Mendag Enggartiasto Lukito dan Kemendag Saudi. 11. Kerja sama di bidang penanganan kejahatan antar negara (transnational crime) antara Indonesia dan Rab Saudi yang ditandatangani oleh Jenderal Tito Karnavian dan kepala kepolisian Arab Saudi. |
Saturday, March 4, 2017
Indonesia - Saudi Segera Bentuk Tim Percepat Pelaksanaan 11 MoU
Labels:
Indonesia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment